| (Bentala Foundation bersama komunitas pemuda lakukan reforestasi di kawasan kaki gunung pulosari. Foto/Istimewa) |
INDONESIANMIND.COM | Serang - Bentala Foundation bersama Komunitas Take Action, KAMMI Serang dan Mahasiswa serta masyarakat menyelenggarakan Program Reforestasi Partisipatif Kawasan Kaki Gunung Pulosari yang dilaksanakan pada Minggu (5/7/2026), sebagai bagian dari komitmen organisasi dalam mendukung pemulihan ekosistem, konservasi sumber daya alam, dan penguatan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan.
Program ini mengintegrasikan kegiatan penanaman pohon, serta edukasi lingkungan sebagai upaya membangun kesadaran ekologis masyarakat. Melalui pendekatan kolaboratif, kegiatan tersebut melibatkan unsur masyarakat, komunitas lingkungan, mahasiswa, dan organisasi kepemudaan, serta pemangku kepentingan yang memiliki perhatian terhadap pelestarian kawasan hutan dan daerah tangkapan air Gunung Pulosari.
Partisipasi Bentala Foundation dalam program ini merupakan implementasi nyata dari komitmen organisasi dalam mendorong tata kelola lingkungan yang berkelanjutan melalui pendekatan partisipatif. Reforestasi dipandang tidak hanya sebagai kegiatan penanaman vegetasi, melainkan sebagai instrumen strategis dalam memulihkan fungsi ekologis kawasan, meningkatkan daya dukung lingkungan, serta memperkuat ketahanan masyarakat terhadap berbagai ancaman krisis iklim dan degradasi lingkungan.
Founder Bentala Foundation, Ayu Septia, menyampaikan bahwa kawasan kaki Gunung Pulosati memiliki nilai ekologis yang sangat penting sebagai kawasan penyangga kehidupan, sehingga upaya rehabilitasi dan pelestariannya memerlukan komitmen jangka panjang dari seluruh elemen masyarakat.
"Alhamdulillah pada hari ini Bentala Foundation melakukan Program Reforestasi Partisipatif melalui kegiatan penanaman pohon di kawasan kaki Gunung Pulosari. Program ini merupakan bagian dari ikhtiar kolektif dalam memulihkan fungsi ekologis kawasan, menjaga keberlanjutan sumber daya alam, serta memperkuat keseimbangan antara aktivitas manusia dan kelestarian lingkungan. Pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan konsistensi, kolaborasi, dan komitmen lintas generasi agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat saat ini dan masa depan." ujarnya.
Bentala Foundation berpandangan bahwa tantangan perubahan iklim, deforestasi, serta menurunnya kualitas lingkungan hidup tidak dapat diselesaikan secara sektoral. Oleh karena itu, diperlukan model kolaborasi yang melibatkan pemerintah, komunitas pemuda, mahasiswa, organisasi sipil, dan masyarakat umum sebagai fondasi dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
"Keberhasilan reforestasi tidak berhenti pada proses penanaman pohon, tetapi juga ditentukan oleh keberlanjutan pemeliharaan, pengawasan, serta tumbuhnya kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kawasan hutan untuk masa depan generasi mendatang" tambahnya.
Selain kegiatan reforestasi, Bentala Foundation terus mendorong pengembangan program pendidikan lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan kapasitas komunitas dalam pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Organisasi meyakini bahwa keberhasilan konservasi tidak semata diukur dari jumlah pohon yang ditanam, melainkan dari terbentuknya budaya ekologis yang mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan secara berkesinambungan.
Perlu diketahui bahwa Bentala Foundation merupakan lembaga yang berfokus pada upaya mewujudkan keadilan sosial dan keadilan ekologis melalui pendekatan yang mengintegrasikan pelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan tata kelola pelayanan publik yang inklusif. Melalui berbagai program di bidang konservasi lingkungan, pendidikan, advokasi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, Bentala Foundation berkomitmen membangun masyarakat yang tangguh, berdaya, dan berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
![]() |

Komentar0