Breaking News

PENTING: Menjamin Kesehatan Ibu dan Janin di Tahun 2026 melalui Kecukupan Zat Besi

Ilustrasi. (Pixabay/RebeccaPictures)

INDONESIANMIND.COM | Jakarta – Memasuki tahun 2026, kesadaran akan nutrisi masa kehamilan menjadi prioritas utama untuk mencetak generasi unggul. Para ahli kesehatan menekankan bahwa zat besi bukan sekadar suplemen tambahan, melainkan pondasi vital bagi kesehatan ibu dan masa depan janin.

Kebutuhan zat besi pada ibu hamil dilaporkan meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan kondisi normal. Hal ini dipicu oleh lonjakan volume darah ibu yang memerlukan tambahan sekitar 450 mg zat besi guna memastikan pasokan oksigen maksimal ke seluruh organ tubuh dan janin melalui hemoglobin.

Pilar Utama Pertumbuhan Janin

Zat besi memegang peran krusial dalam pembentukan pembuluh darah pada plasenta. Selain itu, kecukupan nutrisi ini menentukan perkembangan kognitif dan fisik bayi. Secara alami, janin akan menyerap zat besi dari tubuh ibu untuk membangun cadangan nutrisi sendiri yang akan digunakan hingga bayi berusia enam bulan.

Benteng Pencegah Komplikasi dan Stunting

Kekurangan zat besi atau anemia defisiensi besi berisiko memicu gejala lemas hingga jantung berdebar pada ibu. Lebih jauh lagi, asupan yang tidak memadai dapat berakibat fatal seperti:

Risiko kelahiran prematur dan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR).

Bahaya pendarahan hebat saat persalinan (postpartum).

Ancaman stunting atau gangguan pertumbuhan jangka panjang pada anak.

Rekomendasi Asupan di Tahun 2026

Berdasarkan panduan kesehatan terbaru tahun 2026, ibu hamil dianjurkan memenuhi kebutuhan harian sebanyak 27 mg hingga 40 mg zat besi. Sumber alami terbaik meliputi daging merah, sayuran hijau seperti bayam dan brokoli, serta kacang-kacangan. Para ibu juga disarankan mengonsumsi buah kaya vitamin C untuk mengoptimalkan penyerapan zat besi.

Bagi ibu hamil yang kesulitan memenuhi target nutrisi dari makanan, penggunaan tablet tambah darah (TTD) tetap menjadi solusi utama. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum memulai suplementasi.

0 Komentar

© Copyright 2022 - Indonesian Mind