Breaking News

Jubir Kemenag: Moderasi Beragama Kunci Utama Perkuat Toleransi di Masyarakat


INDONESIANMIND.COM | Rembang - Juru Bicara Kementerian Agama (Kemenag) Anna Hasbi menegaskan bahwa prinsip moderasi beragama perlu terus digaungkan untuk memperkuat sikap toleransi dan kerukunan antarumat beragama. Pernyataan ini disampaikan dalam diskusi moderasi beragama yang diadakan di aula Klenteng Hok Tik Bio, Desa Sumberrejo, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Selasa (25/2). “Karena moderasi beragama bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang memiliki pemahaman yang baik terhadap agamanya masing-masing, sehingga menghasilkan masyarakat yang moderat dan toleran,” jelas Anna Hasbi.

Anna Hasbi mengakui bahwa program moderasi beragam telah berjalan sejak tahun 2020, namun sosialisasi di tengah masyarakat masih perlu ditingkatkan secara masif. Ia menekankan bahwa upaya ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam mencegah potensi konflik. “Ini merupakan salah satu bukti negara hadir melakukan mitigasi untuk mencegah potensi terjadinya konflik,” ujarnya. Melalui pendekatan ini, diharapkan kaum minoritas di berbagai daerah juga mendapatkan pelayanan yang setara sehingga hak-haknya dapat terpenuhi.

Kepala Kemenag Kabupaten Rembang, Moh Muchson, yang juga hadir sebagai pembicara, memberikan penjelasan mendasar tentang konsep moderasi umat manusia. Ia menegaskan bahwa yang dimoderasi bukanlah ajaran agama itu sendiri, melainkan cara pandang atau pemahaman terhadap agama. “Kalau memahami ajaran agama, apapun agamanya tentu pesannya tentang keadilan, cinta kasih, dan perdamaian. Intinya memberikan sumbangsih untuk kehidupan manusia,” papar Moh Muchson. Ia juga mengingatkan bahwa nilai-nilai moderasi telah lama dipraktikkan dalam kearifan lokal Nusantara, seperti sikap saling menghormati yang dicontohkan oleh Sunan Kudus.

Sumber: www.antaranews.com - jubir kemenag moderasi beragama untuk memperkuat sikap toleransi

0 Komentar

© Copyright 2022 - Indonesian Mind