Noe menyatakan bahwa keputusannya bergabung dalam DPN dilandasi keinginan untuk memberikan masukan yang jujur dan konstruktif terhadap kebijakan pertahanan serta interaksi antara pejabat dengan masyarakat, bukan semata mengejar posisi atau status. Ia mengajak publik untuk ikut mengawasi dan menilai kinerjanya, dengan syarat jika dalam jangka waktu enam bulan hingga satu tahun masukan yang disampaikan tidak memberi manfaat signifikan, ia akan mundur dari jabatan tersebut.
Menurut Noe, komitmen tersebut merupakan bentuk tanggung jawab pribadi sekaligus eksperimen terhadap model hubungan baru antara pejabat dan masyarakat. Ia menekankan bahwa peran Tenaga Ahli bukanlah sebagai pembuat kebijakan tetapi sebagai pemberi rekomendasi dan wawasan yang bisa diuji oleh publik maupun pemerintah. Pernyataan itu sekaligus menjadi tolok ukur keterbukaan Noe dalam menghadapi kritik dan transparansi dalam menjalankan amanahnya di Dewan Pertahanan Nasional.
Sumber: Noe Letto Siap Mundur dari Dewan Pertahanan Nasional Jika Hal Ini Terjadi

0 Komentar