Breaking News

Kondisi Sriwijaya FC Memburuk, Sikap Federasi dan Operator Liga Dipertanyakan

INDONESIANMIND.COM | Palembang — Situasi klub sepak bola Sriwijaya FC terus menarik perhatian publik setelah sejumlah faktor internal dan eksternal membuat kondisi klub berjuluk Elang Andalas kian memprihatinkan di kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2025/2026. Hingga kini, federasi sepak bola nasional dan operator liga belum memberikan respons tegas atas kondisi yang dihadapi klub tersebut. 

Sejumlah pengamat dan suporter menyoroti penurunan performa Sriwijaya FC yang kini berada di dasar klasemen Grup 1 Wilayah Barat Liga 2 dan terancam turun kasta ke Liga 3, setelah hanya meraih dua poin dari sejumlah laga tanpa kemenangan. Proses kompetisi yang berat diperparah oleh fakta bahwa banyak pemain memilih hengkang, sehingga skuad kini tinggal sekitar 15 pemain saja. 

Selain kondisi di lapangan, masalah finansial klub juga menjadi sorotan utama. Sriwijaya FC disebut menghadapi kesulitan ekonomi serius, termasuk utang gaji pemain, tunggakan operasional, dan minimnya sponsor lokal, sehingga menghambat stabilitas klub dalam jangka panjang dan memengaruhi kinerja tim di lapangan. 

Kondisi ini memicu pertanyaan dari kalangan suporter dan pengamat terkait kurangnya penanganan yang jelas dari PSSI maupun PT Liga Indonesia Baru (operator kompetisi) terhadap klub bersejarah ini. Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi yang menjelaskan langkah apa yang akan diambil federasi ataupun operator liga untuk memastikan keberlanjutan klub yang pernah menjadi juara dan menjadi simbol kebanggaan sepak bola Sumatera Selatan ini. 

Sriwijaya FC sendiri pernah menjadi salah satu kekuatan besar dalam sepak bola Indonesia, namun perjalanan panjang klub kini diuji oleh kombinasi tekanan performa dan tekanan finansial yang terus membayangi musim ini. 

Sumber:

0 Komentar

© Copyright 2022 - Indonesian Mind