Museum Phở berdiri di Ben Thanh Ward pada area seluas sekitar 800 meter persegi, beroperasi dengan izin resmi dari Dinas Kebudayaan dan Olahraga setempat. Ruang pamer museum terbagi dalam tiga lantai interaktif, masing-masing menawarkan pengalaman berbeda mulai dari sejarah, artefak, hingga demonstrasi pembuatan phở tradisional. 
Pengunjung dapat mengikuti tur penuh yang memakan waktu sekitar 60–75 menit, meliputi ruang pamer artefak sejarah yang menampilkan benda-benda klasik, area pameran film tentang perkembangan phở, hingga zona interaktif yang memperkenalkan bahan serta teknik memasak hidangan ini. Beberapa lantai bahkan menampilkan art instalasi dan suvenir bertema kuliner khas Vietnam.
Museum ini diperkirakan mampu menarik hingga 1.500–2.000 pengunjung per hari, dengan sebagian besar wisatawan datang dari luar negeri yang ingin memahami lebih jauh asal usul dan evolusi phở dari makanan jalanan sederhana hingga terkenal secara global. Tarif tur lengkap museum sekitar VND750.000 (± Rp520.000) untuk orang dewasa dan VND500.000 (± Rp350.000) untuk anak-anak.
Di samping itu, pengunjung yang tidak mengikuti tur tetap dapat menikmati semangkuk phở di restoran yang berada di lantai dasar museum, dengan harga terpisah dari tiket masuk. Ruang makan di museum ini juga dibuka untuk umum sehingga siapa pun dapat mencicipi cita rasa autentik phở saat berkunjung.
(detikFood)
0 Komentar