INDONESIANMIND.COM | Karawang — Banjir yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, akibat hujan deras masih terus menggenangi permukiman dan lahan warga hingga memasuki hari keempat, Rabu (21/1/2026). Kondisi ini berdampak pada ribuan jiwa serta mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat setempat.
Berdasarkan pemantauan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), banjir terjadi sejak Minggu (18/1) setelah curah hujan tinggi mengakibatkan meluapnya sungai di sejumlah titik. Hingga saat ini, air masih menggenangi puluhan desa di beberapa kecamatan dengan ketinggian muka air berkisar antara 10 hingga 200 centimeter.
BNPB mencatat dampak luas dari bencana ini: lebih dari 4.300 kepala keluarga atau sekitar 13.800 jiwa terdampak, dengan ribuan warga terpaksa meninggalkan rumah mereka untuk menuju titik aman sementara. Sejumlah titik evakuasi pun telah disiapkan untuk menampung para pengungsi.
Kondisi banjir yang masih berlangsung menyebabkan beberapa akses jalan tidak dapat dilalui dan menghambat pelaksanaan kegiatan ekonomi masyarakat. Tim tanggap darurat bersama relawan hingga kini terus melakukan pendataan serta mengawal distribusi bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.
Sumber:
0 Komentar